Resep Minuman Herbal Sederhana yang Mudah Dibuat di Rumah
Herbalitusehat.com - Minuman herbal tidak selalu harus dibuat dengan bahan yang sulit ditemukan atau menggunakan banyak rempah sekaligus. Dengan beberapa bahan sederhana seperti jahe, kunyit, serai, kencur, jeruk nipis, dan madu, kamu sudah bisa membuat minuman herbal sederhana di rumah. Selain praktis, minuman berbahan rempah juga sudah lama menjadi bagian dari tradisi masyarakat Indonesia.
Berbagai bentuk wedang dan jamu memang telah dikenal secara
turun-temurun. BPOM bahkan memasukkan wedang sebagai salah satu kategori jamu
sederhana, yaitu seduhan atau rebusan tradisional yang dapat menggunakan bahan
herbal tunggal maupun kombinasi.
Kalau kamu ingin mulai membiasakan diri menikmati bahan
herbal, tidak perlu langsung membuat ramuan yang rumit. Yuk, coba beberapa resep
minuman herbal sederhana yang mudah dibuat di rumah berikut ini!
![]() |
| Resep Minuman Herbal Sederhana yang Mudah Dibuat di Rumah |
Mengenal Minuman Herbal Rumahan
Minuman herbal rumahan pada dasarnya adalah minuman yang
dibuat menggunakan bahan tanaman, rempah, buah, atau bagian tanaman tertentu
yang diolah dengan cara diseduh, direbus, atau dicampurkan dengan bahan lain.
Beberapa bahan yang sangat populer di Indonesia antara lain
jahe, kunyit, temulawak, kencur, serai, kayu manis, dan asam jawa. Bahan-bahan
tersebut juga banyak digunakan dalam berbagai minuman tradisional Indonesia.
BPOM mencantumkan beberapa kombinasi seperti beras kencur, kunyit asam, jahe
kencur, serta wedang dalam kategori jamu sederhana.
Menariknya, kamu tidak membutuhkan peralatan khusus untuk
membuat sebagian besar minuman herbal. Panci kecil, pisau, saringan, dan gelas
sudah cukup untuk memulai.
Resep Wedang Jahe Hangat
Wedang jahe merupakan salah satu pilihan paling sederhana
untuk dibuat di rumah. Rasanya hangat, aromanya khas, dan bahannya mudah
ditemukan.
Bahan
- 2–3
ruas jahe
- 400–500
ml air
- 1
batang serai, opsional
- 1–2
sendok teh madu atau gula aren
- Sedikit
perasan jeruk nipis, opsional
Cara Membuat
- Cuci
jahe sampai bersih.
- Kupas
tipis jika diperlukan.
- Memarkan
jahe agar aromanya lebih mudah keluar.
- Rebus
air hingga mendidih.
- Masukkan
jahe dan serai.
- Kecilkan
api dan rebus sekitar 5–10 menit.
- Saring
air rebusan.
- Tunggu
hingga suhunya sedikit turun.
- Tambahkan
madu atau gula aren.
- Beri
sedikit jeruk nipis jika menyukai rasa segar.
Kementerian Kesehatan juga memuat contoh pengolahan minuman
jahe dengan cara mencuci dan memarut jahe, kemudian merebusnya beberapa menit
sebelum disaring dan diberi madu, lemon, atau jeruk nipis.
Resep Kunyit Asam Sederhana
Kunyit asam merupakan salah satu minuman tradisional yang
sangat populer. Kombinasi kunyit dan asam jawa menghasilkan rasa asam, sedikit
manis, dan aroma rempah yang khas.
BPOM memasukkan kunyit asam sebagai salah satu
kategori jamu sederhana, dengan kombinasi Curcuma domestica rhizoma dan Tamarindus
indica fructus.
Bahan
- 2 ruas
kunyit
- 500 ml
air
- 1–2
sendok makan asam jawa
- Gula
aren secukupnya
- 1
batang serai, opsional
Cara Membuat
- Cuci
kunyit hingga bersih.
- Kupas
kemudian iris tipis atau memarkan.
- Rebus
air bersama kunyit dan serai.
- Masukkan
asam jawa.
- Rebus
dengan api kecil selama beberapa menit.
- Saring
air rebusan.
- Tambahkan
gula aren sesuai selera.
- Aduk
hingga larut.
- Sajikan
hangat atau dinginkan terlebih dahulu.
Kalau ingin rasa yang lebih ringan, kamu bisa mengurangi
jumlah kunyit dan asam jawa.
Resep Wedang Serai dan Jeruk Nipis
Bagi kamu yang kurang menyukai rasa rempah yang terlalu
kuat, wedang serai bisa menjadi pilihan.
Bahan
- 2
batang serai
- 400
ml air
- 1–2
sendok teh madu
- ½
buah jeruk nipis
Cara Membuat
- Cuci
serai.
- Memarkan
bagian batangnya.
- Rebus
air hingga mendidih.
- Masukkan
serai.
- Rebus
selama sekitar 5–10 menit.
- Saring
airnya.
- Biarkan
sedikit hangat.
- Tambahkan
madu dan jeruk nipis.
- Aduk
rata lalu sajikan.
BPOM juga memberikan contoh minuman botanikal atau minuman
rempah yang menggunakan serai sebagai bahan utama seduhan.
Resep Jahe dan Kunyit
Kalau kamu ingin membuat minuman herbal dari jahe dan
kunyit, resepnya juga sangat sederhana.
Bahan
- 1 ruas
jahe
- 1–2
ruas kunyit
- 500 ml
air
- 1
batang serai
- Madu
atau gula aren secukupnya
Cara Membuat
- Cuci
semua bahan.
- Kupas
jahe dan kunyit.
- Iris
atau memarkan kedua bahan tersebut.
- Rebus
air sampai mendidih.
- Masukkan
jahe, kunyit, dan serai.
- Rebus
dengan api kecil selama beberapa menit.
- Saring.
- Tambahkan
madu atau gula aren setelah minuman cukup hangat.
Kombinasi rempah seperti jahe, kunyit, temulawak, serai, dan
madu memang banyak ditemukan dalam berbagai minuman botanikal maupun
tradisional di Indonesia.
Resep Beras Kencur Sederhana
Beras kencur merupakan salah satu minuman tradisional yang
memiliki rasa khas. Kombinasi beras dan kencur juga secara resmi tercantum
dalam kategori jamu sederhana BPOM.
Bahan
- 50
gram kencur
- 50–100
gram beras
- 2–3
lembar daun pandan
- Gula
aren secukupnya
- 700–1.000
ml air
Cara Membuat
- Cuci
beras sampai bersih.
- Rendam
beras hingga lebih lunak.
- Sangrai
beras sebentar sampai aromanya keluar.
- Cuci
kencur.
- Haluskan
beras dan kencur.
- Rebus
air bersama gula aren.
- Masukkan
campuran beras dan kencur.
- Tambahkan
daun pandan.
- Rebus
sebentar sambil diaduk.
- Saring
hingga ampas terpisah.
- Sajikan
hangat atau dinginkan.
Kementerian Kesehatan juga memuat contoh resep beras kencur
yang menggunakan kencur, beras, daun pandan, gula aren, dan air.
Resep Temulawak dan Jahe
Temulawak dan jahe dapat dijadikan kombinasi sederhana untuk
minuman rempah.
Bahan
- 2
iris temulawak
- 1
ruas jahe
- 500
ml air
- Gula
aren secukupnya
- Sedikit
jeruk nipis, opsional
Cara Membuat
- Cuci
temulawak dan jahe.
- Kupas
bagian kulit yang diperlukan.
- Iris
tipis kedua bahan.
- Rebus
air hingga mendidih.
- Masukkan
temulawak dan jahe.
- Rebus
dengan api kecil.
- Saring
setelah aroma rempah keluar.
- Tambahkan
gula aren.
- Beri
sedikit jeruk nipis jika suka.
Rasa temulawak yang khas akan berpadu dengan sensasi hangat
dari jahe.
Resep Kencur dan Jahe
Kencur memiliki aroma yang lebih tajam dibandingkan jahe.
Ketika dikombinasikan, keduanya menghasilkan minuman dengan karakter rempah
yang kuat.
BPOM mencantumkan jahe kencur sebagai salah satu
kategori jamu sederhana.
Bahan
- 1–2
ruas kencur
- 1
ruas jahe
- 400
ml air
- Gula
aren secukupnya
Cara Membuat
- Cuci
kencur dan jahe.
- Kupas
tipis.
- Memarkan
kedua bahan.
- Rebus
bersama air.
- Gunakan
api kecil selama beberapa menit.
- Saring
air rebusan.
- Tambahkan
gula aren secukupnya.
- Sajikan
selagi hangat.
Kalau baru pertama kali mencoba, gunakan kencur dalam jumlah
sedikit karena aromanya cukup dominan.
Resep Wedang Kayu Manis dan Jahe
Kayu manis dapat memberikan aroma manis alami pada minuman.
Jika dipadukan dengan jahe, hasilnya cocok untuk diminum hangat.
Bahan
- 1
ruas jahe
- 1
batang kecil kayu manis
- 400
ml air
- Madu
secukupnya
- 1–2
buah cengkeh, opsional
Cara Membuat
- Cuci
jahe.
- Memarkan
jahe.
- Rebus
air.
- Masukkan
jahe dan kayu manis.
- Tambahkan
cengkeh jika suka.
- Rebus
sekitar 5–10 menit.
- Saring.
- Tambahkan
madu setelah minuman tidak terlalu panas.
Gunakan kayu manis secukupnya karena aroma dan rasanya cukup
kuat.
Resep Minuman Herbal Madu dan Lemon
Tidak semua resep minuman herbal sederhana harus
menggunakan banyak rempah.
Untuk pilihan yang lebih ringan, kamu bisa membuat minuman
hangat berbahan madu dan lemon.
Bahan
- 250–300
ml air hangat
- 1–2
sendok teh madu
- ½
buah lemon atau jeruk nipis
Cara Membuat
- Siapkan
air hangat.
- Tambahkan
madu.
- Peras
lemon atau jeruk nipis.
- Aduk
hingga tercampur.
- Minum
selagi hangat.
Minuman ini lebih tepat dipandang sebagai minuman sederhana
berbahan madu dan citrus, bukan sebagai obat untuk penyakit tertentu.
Resep Wedang Rempah Sederhana
Kalau kamu ingin rasa yang lebih kompleks, buat wedang dari
beberapa rempah.
Bahan
- 1
ruas jahe
- 1
batang serai
- 1
batang kecil kayu manis
- 1–2
buah cengkeh
- 500
ml air
- Gula
aren secukupnya
Cara Membuat
- Cuci
seluruh bahan.
- Memarkan
jahe dan serai.
- Rebus
air.
- Masukkan
semua rempah.
- Rebus
selama 5–10 menit.
- Saring.
- Tambahkan
gula aren.
- Sajikan
hangat.
Tidak perlu menggunakan semua rempah yang tersedia di dapur.
Justru dengan jumlah bahan yang sederhana, rasa minuman biasanya lebih mudah
dikontrol.
Bagaimana Cara Memilih Bahan Herbal yang Baik?
Kualitas bahan menjadi bagian penting ketika membuat minuman
herbal di rumah.
Pilih rimpang yang masih segar, tidak berlendir, tidak
berjamur, dan tidak mengeluarkan bau yang tidak normal. Untuk daun atau bahan
tanaman lainnya, pilih yang kondisinya masih baik.
Cuci bahan menggunakan air mengalir sebelum dipotong atau
direbus.
Jika menggunakan produk herbal kemasan, perhatikan
komposisi, petunjuk penggunaan, kondisi kemasan, serta informasi izin edar
sesuai kategori produknya.
Apakah Minuman Herbal Boleh Diminum Setiap Hari?
Tidak semua minuman herbal harus diminum setiap hari.
Kebutuhan dan keamanan dapat berbeda tergantung bahan,
jumlah, cara pengolahan, serta kondisi kesehatan seseorang. Minuman rumahan
yang menggunakan rempah sebagai bagian dari pola makan tentu berbeda dengan
ekstrak herbal pekat atau suplemen dalam dosis tinggi.
Karena itu, jangan menggunakan resep rumahan sebagai patokan
dosis untuk produk ekstrak.
Jika kamu sedang mengonsumsi obat rutin, memiliki penyakit
tertentu, sedang hamil atau menyusui, sebaiknya konsultasikan penggunaan herbal
dalam jumlah besar atau bentuk terkonsentrasi dengan dokter atau apoteker.
Tips Membuat Minuman Herbal agar Lebih Enak
Bahan herbal memang mempunyai rasa yang khas. Kalau kamu
baru mulai mengonsumsinya, beberapa trik berikut bisa membantu:
Gunakan Bahan Secukupnya
Jangan langsung menggunakan banyak rempah. Mulailah dari
jumlah kecil lalu sesuaikan dengan selera.
Tambahkan Pemanis Secukupnya
Gula aren atau madu dapat membantu menyeimbangkan rasa
pahit, pedas, atau getir. Namun, tetap gunakan secukupnya.
Padukan dengan Citrus
Jeruk nipis atau lemon dapat memberikan rasa segar pada
beberapa minuman herbal.
Jangan Merebus Terlalu Lama Tanpa Alasan
Untuk resep rumahan sederhana, perebusan beberapa menit
umumnya sudah cukup untuk menghasilkan seduhan beraroma. Waktu dan suhu
pemanasan yang berbeda dapat memengaruhi karakter bahan.
Sajikan Sesuai Selera
Sebagian minuman herbal terasa lebih nikmat saat hangat,
sementara lainnya dapat diminum setelah didinginkan.
Kesalahan yang Sebaiknya Dihindari Saat Membuat Minuman Herbal
Membuat jamu atau minuman rempah memang mudah, tetapi ada
beberapa kesalahan yang sebaiknya dihindari.
Pertama, jangan menganggap semua tanaman aman dikonsumsi
dalam jumlah berapa pun. Kedua, jangan mencampurkan terlalu banyak jenis herbal
tanpa mengetahui karakter dan keamanannya. Ketiga, jangan menyimpan minuman
rumahan terlalu lama tanpa memperhatikan kebersihan dan kondisi penyimpanan.
Yang tidak kalah penting, jangan membuat klaim bahwa satu
resep herbal dapat menyembuhkan penyakit tertentu hanya karena bahan tersebut
digunakan secara tradisional.
BPOM sendiri menjelaskan bahwa jamu merupakan obat bahan
alam Indonesia yang penggunaannya berkaitan dengan pengalaman empiris secara
turun-temurun.
Minuman Herbal Bukan Pengganti Obat
Minuman herbal dapat menjadi bagian dari kebiasaan menikmati
bahan alami, tetapi bukan berarti bisa menggantikan pemeriksaan atau pengobatan
medis.
Misalnya, ketika kamu mengalami batuk, gangguan pencernaan,
tekanan darah tinggi, atau keluhan kesehatan lain, jangan hanya mengandalkan
minuman herbal jika gejalanya menetap atau memburuk.
Untuk kondisi tertentu, diagnosis dan penanganan tenaga
kesehatan tetap diperlukan.
Hal ini penting karena bahan herbal dalam bentuk makanan
atau minuman rumahan berbeda dengan obat bahan alam yang telah melalui proses
standardisasi dan registrasi.
Rekomendasi Minuman Herbal Berdasarkan Situasi
Kalau kamu masih bingung memilih resep, berikut pilihan
sederhananya:
|
Situasi |
Minuman yang Bisa Dicoba |
|
Ingin minuman hangat |
Wedang jahe |
|
Suka rasa asam-manis |
Kunyit asam |
|
Suka aroma segar |
Serai dan jeruk nipis |
|
Suka rasa rempah kuat |
Jahe dan kunyit |
|
Ingin minuman tradisional |
Beras kencur |
|
Suka aroma temulawak |
Temulawak dan jahe |
|
Suka kencur |
Kencur dan jahe |
|
Suka aroma kayu manis |
Wedang kayu manis dan jahe |
|
Ingin resep sangat sederhana |
Madu dan lemon |
|
Suka banyak rempah |
Wedang rempah |
FAQ Seputar Minuman Herbal Rumahan
Apa minuman herbal yang paling mudah dibuat?
Wedang jahe termasuk salah satu pilihan paling sederhana.
Kamu hanya membutuhkan jahe, air, dan pemanis sesuai selera. Jahe juga dapat
dipadukan dengan serai, madu, atau jeruk nipis.
Apakah minuman herbal harus menggunakan banyak bahan?
Tidak. Minuman herbal sederhana justru bisa dibuat dari satu
bahan utama seperti jahe, kunyit, atau serai. BPOM juga mengenal kategori
wedang yang dapat dibuat menggunakan bahan herbal tunggal maupun kombinasi.
Apakah madu wajib digunakan?
Tidak. Madu hanya salah satu pilihan pemanis. Kamu dapat
menggunakan gula aren, gula biasa, atau tidak menggunakan pemanis sama sekali.
Bolehkah minuman herbal disimpan?
Sebaiknya buat dalam jumlah yang sesuai kebutuhan. Jika
ingin menyimpan, gunakan wadah bersih dan penyimpanan yang sesuai agar kualitas
minuman tetap terjaga.
Apakah anak-anak boleh minum minuman herbal?
Tidak semua resep herbal cocok untuk anak-anak. Usia, bahan,
konsentrasi, dan kondisi kesehatan perlu diperhatikan. Untuk anak, terutama
jika digunakan dengan tujuan mengatasi keluhan kesehatan, sebaiknya
konsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan.
Apakah minuman herbal bisa menyembuhkan penyakit?
Tidak tepat menyimpulkan demikian hanya berdasarkan resep
tradisional. Sebagian bahan memang memiliki penggunaan tradisional atau sedang
diteliti, tetapi bukti manfaat dan keamanan dapat berbeda untuk setiap bahan
dan kondisi.
Penutup
Membuat resep minuman herbal sederhana yang mudah dibuat
di rumah ternyata tidak membutuhkan bahan yang rumit. Mulai dari wedang
jahe, kunyit asam, serai jeruk nipis, jahe kunyit, beras kencur, hingga wedang
rempah, semuanya dapat dibuat dengan bahan yang relatif mudah ditemukan.
Tradisi minuman herbal Indonesia sendiri sangat beragam.
BPOM mencantumkan beras kencur, kunyit asam, jahe kencur, jahe, temulawak, dan
wedang sebagai bagian dari kategori jamu sederhana.
Kuncinya adalah menggunakan bahan yang bersih, mengolahnya
secara higienis, menggunakan jumlah yang wajar, dan tidak berlebihan dalam
membuat klaim kesehatan.
Kalau kamu baru mulai mengenal herbal, tidak perlu langsung
mencoba resep yang kompleks. Pilih satu bahan yang sudah familiar, buat dalam
jumlah kecil, lalu nikmati sebagai bagian dari pola hidup yang lebih beragam.
Dengan cara sederhana tersebut, tradisi minuman herbal
Indonesia bisa tetap hadir di dapur rumah sekaligus menjadi pengalaman
menarik untuk mengenal berbagai rempah lokal.
